Transparan  News
11 November 2019

Reses II DPRD Kota Bekasi, Oloan Jaring Aspirasi Masyarakat

soepianto

TransparanNews, BEKASI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi Oloan Nababan, SE dari Dapil II (Rawalumbu, Mustika Jaya dan Bantar Gebang) manfaatkan masa reses II dengan menjaring aspirasi masyarakat dengan turun langsung ke daerah pemilihan.

Seperti hal nya yang dilakukan Oloan Nababan di Kecamatan Rawalumbu dan Pengasinan, Minggu (10/11), dimana pada pertemuan tersebut, beberapa warga menyampaikan saran dan keluhan terkait pembangunan infrastruktur dan keamanan lingkungan.

Saragih, salah satu warga Rawalumbu, pada kesempatan tersebut menyampaikan terkait keberadaan para pedagang dadakan yanng ada di sepanjang jalan utama daru jembatan 6 sampai jemabatan 8. Dimana para pedangang dadakan tersebut, selain mengganggu para pengguna jalan, juga membuat kesan lingkungan kumuh.

“Kami melihat keberadaan pedagang dadakan yang ada di sepanjang jalan utama dari Jembatan 6 sampai Jembatan 8 sangat mengganggu pengguna jalan dan keberadaannya membuat kesan lingkungan kumuh,” ucap Saragih.

Sedangkan warga lainnya, Silaen lebih menyoroti pembangunan Infrastruktur yang tidak berkelanjutan sehingga kerap terjadi banjir bila musim penghujan, dimana sebahagian got (saluran) sudah mampet. 

“Pembangunan saluran khususnya di wilayah Rawalumbu, setengah-setengah, tidak dibangun secara keseluruhan sehingga ada saluran yang tertutup,” ungkapnya.

Menanggapai keluhan dari warga, Oloan Nababan, mengapresiasi dan mengatakan akan membawanya ke forum dewan. Dan soal untuk pembangunan infrastruktur, Oloan mengatakan, bahwa aspirasi warga paling bisa direalisasikan di Tahun Anggaran 2021 mengingat Anggaran 2020 sudah ketuk palu.

“Untuk pengajuan pembangunan Infrastruktur, paling bisa direalisasikan di Tahun Anggaran 2021, karena Anggaran untuk 2020 sudah ketuk palu,” ujarnya menanggapi keluhan warga. (Anto)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *