Transparan  News
25 Maret 2019

Terkait Pencoretan 11 Partai Oleh KPU, Kota Bekasi Tidak Terdampak

Anto Baho

TransparanNews, BEKASI – KPU mencoret keikutsertaan 11 partai politik di 429 wilayah baik provinsi, kabupaten dan kota. Tindakan tegas ini diambil KPU karena 11 parpol tersebut tidak menyerahkan laporan awal dana kampanye (LADK) hingga batas waktu 10 Maret 2019.

Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencoret keikutsertaan 11 partai politik dalam Pemilu dipastikan tidak berpengaruh signifikan dalam perolehan suara.

Langkah pencoretan ini diambil KPU berdasarkan Pasal 334 ayat (2) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang kewajiban partai politik peserta pemilu tingkat pusat, tingkat provinsi, dan tingkat kabupaten/kota untuk melaporkan dana awal kampanye Pemilu kepada penyelenggara Pemilu paling lambat 14 hari sebelum hari pertama jadwal kampanye rapat umum.

Karenanya, bila aturan itu tak diindahkan, mengacu pada pasal berikutnya, 338 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Maka, partai politik peserta Pemilu akan dikenai sanksi berupa pembatalan sebagai peserta pemilu pada wilayah yang bersangkutan.
Menurut KPU, hanya 5 partai menyerahkan LADK lengkap (seluruh provinsi dan kabupaten/kota), seperti PDI Perjuangan, Gerindra, Demokrat, NasDem, dan Golkar.

Adanya pencoretan 11 Partai oleh KPU Pusat akibat pelanggaran pelaporan dana kampanye, hal itu tidak berdampak kepada Partai peserta Pemilu untuk wilayah Kota Bekasi. Hal itu disampaikan Komisioner KPUD Kota Bekasi Ali Syaifa saat ditemui TransparanNews di Bekasi, Senin (25/3).

“Alhamdulilah, untuk Kota Bekasi semua Partai peserta Pemilu tidak ada terdampak pencoretan 11 Partai, karena semua Partai peserta yang ada di Kota Bekasi sudah melaporkan dana kampanyenya sesuai tahapan yang berlaku dengan batas waktu yang ditetapkan”, ucap Ali. (Anto/Saut)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *