Transparan  News
11 Januari 2020

“Tim KPK Gagal Geledah Kantor PDIP”? Pengamat : Perlu Klarifikasi

soepianto

TransparanNews, JAKARTA – Beredar isu Tim KPK gagal menggeledah kantor DPP PDIP pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) salah satu Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU-RI).

Menanggapi hal itu, pengamat Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menilai perlu dilakukan klarifikasi baik itu dari PDIP maupun KPK agar tidak menjadi pro-kontra dan rentan digoreng oknum-oknum tertentu.

“Maka saya sarankan segera klarifikasi. Agar publik tahu yang sebenarnya dan tidak ada yang menggoreng dengan mengatakan bahwa KPK takut menggeledah kantor DPP PDIP yang kini berkuasa. Atau dikatakan PDIP jumawa karena mengusir KPK. Atau KPK tidak profesional karena tidak sesuai SOP,” kata Emrus kepada wartawan, Jum’at (10/1/2020).

Menurut dia, upaya KPK memberantas korupsi harus didukung penuh semua pihak. Dan tidak ada pihak yang boleh menentang dan merasa kebal hukum terhadap KPK.

“Namun publik tentu tidak ingin KPK tidak profesional, seperti tidak melengkapi dengan surat saat akan melakukan penggeledahan. Yang mana hal itu justru menghambat kerja KPK. Maka inilah pentingnya klarifikasi, agar tahu siapa yang harus introspeksi. Dengan klarifikasi juga mencegah polemik berkepanjangan akibat ada oknum yang menggorengnya,” ujar Dr Emrus Sihombing, MBA. (Anto)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *